Sketsa Raksasa Misterius Mirip Nazi Muncul di Kazakhstan

Sketsa dikaitkan dengan penanda ritual masyarakat kuno untuk berdoa.

 
Sketsa kuno mirip lambang swastika.

 

Peneliti dua universitas dari Asia Timur dan Eropa Timur menemukan beberapa sketsa misterius di daratan Kazakhstan, dengan menggunakan layanan pencitraan satelit Google Earth.

Peneliti Kostanay University, Kazakhstan, dan Vilnus University, Lithuania, melihat lebih dari 50 bentuk sketsa seni misterius di wilayah utara Kazakhstan, melansir Daily Mail, Selasa 30 September 2014. 

Menariknya, bentuk guratan itu membentuk pola seni mirip pola bentuk swastika maupun berpola lingkaran, silang maupun kotak. Sketsa seni itu pun muncul dalam beragam ukuran mulai dari 90 meter sampai 400 meter. 

Di antara berbagai sketsa seni yang sering disebut geoglyph itu, peneliti menyoroti pola mirip lambang swastika, yang umumnya terkait dengan lambang Nazi. Namun, peneliti mengatakan, sketsa ‘Nazi’ yang ditemukan nyatanya berusia sangat kuno, lebih dari 3 ribu tahun yang lalu. 

Peneliti menduga makna simbol swastika itu melambangkan kemakmuran dan kekuasaan, hal ini berdasarkan kultur masyarakat Indo-Eropa yang membuat lambang swastika sebagai bentuk keberuntungan. Kata swastika, kata peneliti, berasal dari bahasa sansekerta ‘svastika’ yang berarti’ ‘bagus untuk menjadi’. 

Setelah menemukan geoglyph pada Google Earth, arkeolog dua universitas itu lalu menggunakan radar untuk lebih memahami struktur sketsa seni itu. 

Tim kemudian menggali situs dan menemukan sisa-sisa perapian dan struktur kuno. Dengan penanda ini, peneliti yakin bila sketsa itu berkaitan dengan lokasi untuk mengadakan ritual pada zaman kuno. 

“Pada hari ini, kita hanya bisa mengatakan satu hal. Geoglyph dibangun orang-orang kuno. Itu saja. Oleh siapa dan untuk tujuan apa, masih tetap menjadi misteri,” jelas Irina Shevnina, arkeolog Universitas Kostanay dilansir Live Science.

Fenomena geoglyph sudah ditemukan di berbagai belahan dunia. Contoh yang paling fenomenal yaitu geoglyph Nazca Lines di Peru, yang ditemukan bulan lalu secara tak sengaja oleh seorang pilot. 

Sketsa bergaris Nazca Lines tersibak di padang pasir Peru setelah terpapar angin kencang dan badai pasir. Sketsa itu pun muncul dan menampakkan desain kuno yang sebelumnya tak terlihat. 

Sketsa Nazca Lines ini membentuk pola ular dengan panjang 60 meter. Sang pilot dilaporkan juga menemukan sketsa burung kuno yang tak dikenal, anjing, burung, dan monyet. Sketsa kuno ini diduga dibuat orang Nazca pada abad pertama dan keenam. 

Sama dengan umumnya sketsa kuno yang ditemukan di tempat lain, peneliti meyakini sketsa di Peru itu juga berkaitan dengan ritual masyarakat saat itu untuk berdoa minta hujan. 

Selain Peru, sketsa berpola hewan juga muncul di Rusia, dekat danau Zjuratkul, Pegunungan Ural, kawasan utara Kazakhstan. Sementara ilmuwan juga menemukan banyak pola geoglyph berbentuk roda di kawasan Timur Tengah.

Source: VIVAnews

About historysubject

Let's Get To Learn History

Posted on October 4, 2014, in Education. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: